Monday, March 7, 2016

Bagaimana Cara Melakukan Pembatalan Tiket Kereta Api?

Kereta api merupakan bagian dari transportasi favorit di Indonesia. Tak heran jika antusias masyarakat terhadap pembelian tiket cukup tinggi. Selain itu, seringya kehabisan tiket menjelang hari-hari pemberangkatan pun sering di jumpai. Hal ini terjadi baik di loket-loket stasiun, agen, maupun web penjualan tiket. Berbicara tentang tiket, adakalanya  kita mesti melakukan pembatalan keberangkatan karena suatu sebab. Namun, sudah tahukah bagaimana prosedur yang benar dalam pembatalan tiket KAI ini? Berikut adalah penjelasannya:

1. Datang ke stasiun 
Datanglah segera ke stasiun karena pembatalan paling lambat 30 menit sebelum keberangkatan. Stasiun yang dimaksud adalah stasiun-stasiun tertentu saja di masing-masing divre maupun daop, yaitu:
Stasiun yang melayani pembatalan tiket

2. Bawa copy  identitas diri
Bukti identitas diri ini berupa KTP atau identitas diri yang lain yang mana data tersebut sesuai dengan data yang tercantum pada tiket. Copyan ini selanjutnya diserahkan ke petugas.


3. Isi formulir pembatalan 

Formulir yang di maksud terdiri dari rangkap 2, yakni berupa data tiket dan data penumpang serta keterangan pengambilan bea pembatalan. Selanjutnya, petugas akan memberikan formulir pembatalan yang sudah divalidasi ke kita agar kedepannya kertas ini dipakai untuk pengambilan bea pembatalan apabila pilihan pemngembalian bea melalui proses tunai. Formulir ini berisi, nama , no telpon, kode booking, nama kereta, no rekening dan lain sebagainya.


4. Proses pengembalian

Hal ini bisa dilakukan via tunai maupun transfer. Jika memilih tunai, maka kita diwajibkan datang ke stasiun yang ditunjuk (sesuai pengisian di formulir no 3). Bila melalui proses transfer, bank akan mengirim ke rekening kita (sesuai pengisian di formulir no 3). Baik tunai maupun transer,  pengembalian uang tersebut akan dilakukan setelah hari ke 30 dari hari dimana kita melakukan pembatalan tiket.


Selain datang dan mengurus sendiri ke stasiun, kita juga bisa mewakilkannya ke orang lain, tentu dengan membawa surat kuasa bermaterai. Sedangkan jika formulir pembatalan hilang, maka kita wajib melampirkan surat kehilangan dari kepolisian.

Bagaimana Cara Praktis Mengetahui Akreditasi Prodi Perguruan Tinggi?

Saat akan memilih jurusan atau program studi kuliah di suatu kampus atau universitas tentu kita akan memilah prodi mana yang berkualitas. Salah satu indikator kualitas dari sebuah prodi kampus adalah dengan melihat nilai akreditasi dari prodi tersebut. Untuk mengetahuinya, berikut adalah beberapa langkah mudah untuk mengetahui nilai akreditasi suatu prodi secara cepat, dengan rincian data yang cukup lengkap dan yang paling penting yaitu up to date. Selain itu, kita juga bisa mengetahui apakah prodi tersebut sudah terakreditasi atau belum dan apakah akreditasi suatu prodi sudah kadaluarsa atau masih berlaku. Berikut langkah-langkahnya:

1. Buka web
Web yang dimaksud di sini adalah web milik Kemdiknas, yaitu melalui BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi). Web itu adalah ban-pt.kemdiknas.go.id/direktori.php.

2. Pilih kriteria prodi yang diinginkan
Kriteria yang dimaksud di sini adalah meliputi kopertis wilayah, jenjang atau tingkatan misalnya Diploma (D1,D3), Sarjana (S1), Pasca Sarjana dan seterusnya, lalu nama perguruan tinggi yang dimaksud, program studi dan lain-lain, lalu klik 'cari'. Berikut adalah ilustrasinya jika kita memasukan tingkat S1, nama perguruan tinggi Universitas Gadjah Mada, jurusan manajemen:
Proses searching

Dari pengisian form tersebut akan menghasilkan tampilan sebagai berikut:

Hasil pencarian

Dimana dari gambar tersebut bisa kita ketahui bahwa untuk prodi Strata 1 manajemen, manajemen hutan dan manajemen sumber daya perikanan di kampus UGM memiliki nilai akreditasi A, dengan status masih berlaku sampai dengan tanggal kadaluwarsa masing-masing , dengan SK yang tertera diatas.

3. Cara lain
Bagi kalian yang ingin mencari tau akreditasi dari semua prodi di suatu kampus, berikut adalah tahapan yang perlu dilakukan:
a. Masuk ke web BAN-PT di atas.
b. Isi nama kampus yang kamu inginkan (abaikan kolom isian yang lain)
Mencari tahu nilai semua akreditasi prodi pada 1 kampus

Maka akan keluar tampilan sebagai berikut:
Tampilan akreditasi kampus UNSOED
Cukup mudah bukan? Selanjutnya, kalian bisa mecobanya dengan mengisinya dengan kampus yang kamu inginkan. 

Sunday, March 6, 2016

Bagaimana Cara Melakukan Trace & Tracking Barang Yang Di Kirim via JNE?


Penggunaan jasa pengiriman barang via perusahaan pengiriman barang semacam JNE sudah sangat lekat bagi masyarakat Indonesia. Selain praktis, kenyamanan juga salah satu hal yang menjadi pilihan masyarakat mengapa memilih layanan ini. Karena seperti kita tahu cabang dari perusahaan pengiriman semacam ini sudah tersebar dimana-mana. Masyarakat juga dapat memantau (tracking) posisi barang yang dikirim via web. Bagi yang belum tahu, bisa mengikuti acuan langkah berikut:

1. Buka web JNE yaitu www.jne.co.id
2. Pilih option ‘Trace & Tracking’ pada bagian link terkait yang ada di web tersebut (Letaknya di bagiam kanan bawah web tersebut)

3. Masukkan no resi pada kolom yang di sediakan 

4. Beri checklist pada captcha, lalu klik search. 
 5. Dari hasil search tadi bisa kita lihat status barang yang sedang dikirim. Berikut adalah makna dari status tersebut beserta status yang lain yang mungkin akan muncul:
Manifested: Posisi barang yang akan kita kirim berada di JNE dan sedang menunggu proses pengiriman
On Transit: Barang yang kita kirim sedang transit di kota lain, untuk selanjutnya akan mengikuti jadwal pengiriman ke kota yang dituju
On Process: Barang yang kita kirim sedang dalam proses pengiriman
Received on destination: Barang yang kita kirim sudah berada di JNE kota tujuan pengiriman naumun belum sampai ke alamat yang di tuju
Delivered: Barang yang kita kirim sudah sampai sesuai alamat yang dituju

Mudah bukan? Semoga membantu.